Jangan Abaikan Gangguan Umum Yang Terjadi Pada Balita, Ibu Harus Waspada!

Jangan Abaikan Gangguan Umum yang Terjadi Pada Balita – Orang tua terutama ibu pastilah lebih tahu tentang kondisi anak-anaknya. Sebab peranan seorang ibu bagi anak-anaknya dapat dikatakan sebagai benteng utama, yang akan selalu melindungi dan menjaganya. Untuk itu, jika sampai anaknya mengalami hal-hal yang dapat dikatakan mengganggu tumbuh kembangnya, seorang ibulah yang pertama kali akan mengeluh.

Anak-anak usia di bawah lima tahun memang sering mendapat berbagai gangguan, dan memang hal tersebut dapat dikatakan wajar. Akan tetapi, jika hal itu terus berlanjut, tentu akan membuat masalah pada kondisi anak. Untuk itu, ibu tak boleh menganggap remeh setiap gangguan yang sering dikatakan normal terjadi pada anak-anak balita. Dan inilah daftar gangguan umum yang terjadi pada balita, yang tidak boleh diabaikan oleh ibu.

Jangan Abaikan Gangguan Umum yang Terjadi Pada Balita

Waspadai Gangguan Umum yang Terjadi Pada Balita



Baca juga: Inilah Tanda-Tanda Stres Pada Anak Yang Harus Orang Tua Ketahui

8 Macam Gangguan Umum Yang Terjadi Pada Balita yang Tidak Boleh Diabaikan

Berikut ini adalah aneka gangguan umum pada balita yang tidak boleh diabaikan dan dianggap sepele, yaitu:

  1. Mudah Sakit

Ibu selalu saja dibuat was-was oleh anaknya, terlebih jika sang anak memiliki gangguan mudah sekali terserang penyakit. Hal ini disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh anak yang lemah, sehingga akan membuat anak mudah sekali batuk, pilek, demam, dan hal tersebut sering sekali terjadi. Anak yang mudah sekali terserang demam, pilek ataupun batuk yang berkepanjangan, dapat dikarenakan adanya alergi. Namun hal itu juga belum bisa diketahui dengan pasti, karena antara alergi dan masalah infeksi pada anak, akan sulit sekali untuk membedakannya. Yang terpenting adalah memberi asupan makanan bergizi, pastikan anak tidak mengalami dehidrasi dan juga penuhi kebutuhan akan vitamin C guna membangun daya tahan tubuh yang kuat.

Baca juga: Inilah Tanda Anak Mengalami Dehidrasi Yang Perlu Ibu Waspadai

  1. Mengi

Gangguan pada anak yang sering menjadi keluhan bagi ibu adalah masalah pada pernapasan. Asma merupakan gangguan pernapasan yang disebabkan oleh adanya penyempitan pada pada sitem pernapasan, sehingga dapat membuat penderitanya kesulitan untuk bernapas. Asma ini dapat menyerang siapa saja bahkan anak-anak usia 5 tahun lebih rentan terhadap gangguan yang satu ini. Pada sebagian kasus di dapati adanya mengi yang terjadi pada usia sebelum 5 tahun. Namun gangguan mengi ini akan membaik pada saat anak berusia lebih dari 5 tahun, meskipun ada juga kasus mengi ini yang terus berlanjut dalam jangka waktu yang panjang. Nah bila Ibu mendapati gangguan umum yang terjadi pada balita seperti mengi ini sebaiknya segera diperiksakan ke dokter untuk mendapatkan pertolongan pertama.

  1. Gangguan Tidur

Selanjutnya gangguan umum yang sering terjadi pada anak balita adalah kesusahan tidur. Banyak sekali ibu yang mengeluhkan hal ini, dan rata-rata anak yang mengalami ganggua tidur juga sering mengalami kesulitan makan. Gangguan tidur yang terjadi pada anak balita ini dapat disebabkan oleh banyak hal, namun ada satu hal yang sering menjadi penyebab gangguan tidur pada anak yaitu karena adanya gangguan pada fungsi saluran cerna yang dipengaruhi oleh hipersensitivitas makanan dan juga alergi. Gangguan tidur pada anak dapat ditunjukan dengan tidur yang terlarut malam, tidur sambil berteriak, berbicara dan bolak balik kesana kemari.

  1. Susah Makan

Gangguan yang paling umum terjadi pada anak-anak balita adalah susah makan. Susah makan memang bukanlah tergolong  suatu penyakit, akan tetapi termasuk kedalam gangguan atau penyimpangan yang sedang terjadi pada anak. Susah makan dapat diartikan sebagai gangguan yang wajar, dan biasanya terjadi karena proses penolakan alami yag dilakukan oleh anak. Akan tetapi jika masalahnya susah makan karena adanya sesuatu hal yang membuat anak menjadi kesusahan untuk makan, maka ibu perlu waspada.

  1. Masalah Berat Badan

Sering ibu mengeluhkan adanya gangguan pada berat badan anak. Banyak anak balita yang sering mengalami kesusahan penambahan berat badan. Hal ini dapat dikatakan sebagai gagal tumbuh yaitu kondisi dimana anak tidak dapat tumbuh dan berkembang secara normalnya sesuai yang diharapkan oleh orang tua. Gangguan pertumbuhan pada anak dapat disebabkan oleh kualitas dari asupan kalori yang masuk dalam tubuh anak. Dan kualitas jumlah kalori ini bergantung pada masukan kalori yang belum adekuat, proses penyerapan yang tidak adekuat serta kebutuhan akan kalori yang meningkat.

  1. Susah Buang Air Besar

Anak-anak balita juga kerap mengalami gangguan kesusahan buang air besar. Hal ini sering membuat ibu cemas, sehingga segala macam cara untuk bisa membantu melancarkan buang air besarpun dilakukan. Misalnya memberikan anak obat pencahar baik yang diminum ataupun lewat anus, memperbanyak asupan air putih dan juga mengkonsumsi buah-buahan dan juga sayuran, namun hal ini terkadang masih juga tidak bisa membantu. Ternyata gangguan anak susah buang air besar dapat dikarenakan adanya alergi dan hipersensitifvitas pada makanan. Dengan menghindari beberapa makanan tertentu terbukti mampu mengatasi masalah susah buang air besar ini.

  1. Gangguan Kulit

Gangguan pada kulit anak cenderung muncul saat anak baru lahir, dan semakin usianya bertambah maka gangguan ini akan semakin membaik. Namun jika dalam usai 6 tahun justru keluhan ini semakin bertambah, maka bisa jadi anak ibu terserang masalah dermatitis alergi. Dermatitis alergi mengakibatkan ruam, bersisik, gatal-gatal dan juga sensasi terbakar. Jika terjadi pada wajah, maka bisa mengakibatkan masalah bengkak, melepuh dan memerah. Hal ini dapat terjadi akibat adanya kontak langsung dengan alergen.

  1. Anak yang Hiperaktif

Banyak para ibu yang terkadang dibuat kualahan dengan sifat anak-anaknya, yang tak bisa berdiam diri. Anak cenderung lebih suka terus bergerak, berlari, memanjat dan sering bersuara. Saat ibu menyuruhnya untuk diam dan duduk, pastilah anak terlihat seperti tersiksa, serta selalu tampak gelisah dengan menggerakan tangan dan juga kakinya. Hari-harinya tak pernah dihabiskan untuk diam dan tenang. Tahukah ibu, bahwa anak yang memiliki gejala hiperaktif ini akan mengalami gangguan sulit untuk berkonsentrasi, cenderung bersifat agresif, dan dapat diapstikan si anak akan mengalami gangguan emosi yang labil, mudah marah dan tidak dapat mengontrol emosinya.

Demi keamanan anak anda, maka sebaiknya jangan pernah meremehkan gejala yang umum yang terjadi pada anak balita. Pasalnya, dari hal kecil yang dibiarkan dapat berlanjut menjadi lebih parah. Untuk itu, konsultasikan setiap keluhan ibu kepada ahlinya, guna mendapatkan titik terang terbaik untuk segaa gejala yang terjadi pada anak anda.

Itulah informasi seputar gangguan umum yang terjadi pada balita yang patut diwaspadai oleh setiap orang tua. Semoga bermanfaat ..

Jangan Abaikan Gangguan Umum Yang Terjadi Pada Balita, Ibu Harus Waspada! | Tips Kesehatan | 4.5